RANCANG BANGUN ALAT PERINGATAN DINI BENCANA BANJIR BERBASIS MIKROKONTROLER PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI MUSI (STUDI KASUS TUSAN KIRAP SEKAYU)

Main Article Content

Resty Annisa

Abstract

Hampir setiap tahun Sumatera Selatan khususnya Kabupaten Musi Bayuasin dilanda bencana.banjir. Untuk meminimalisis dampak kerugian banjir, petugas dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pendataan untuk memprediksi kapan datangnya banjir dengan memantau ketinggian permukaan air di beberapa Daerah Aliran Sungai yang berada di dalam wilayah kecamatan Sekayu salah satunya Tusan Kirap Sekayu. Pemantauan ketinggian air secara otomatisasi dengan menerapkan teknologi mikrokontroler sebagai media pemproses data dan sonsor ultrasonik sebagai media pembaca jarak menghasilkan output berupa informasi ketinggian air dimana informasi tersebut akan dikirimkan secara terjadwal melalui media Sort Message Service (SMS) ke petugas BPBD. Alat tersebut juga akan mengaktifkan Buzzer sebagai penanda peringatan dini untuk masyarakat sekitar yang menandakan akan datangnya banjir. Langkah ini dapat mengurangi kerugian fisik maupun korban jiwa akibat banjir. Hasil pengujian, alat inibekerja secara realtime dengan rata-rata kesalahan pembacaan sensor ultrasonik adalah sebesar 0.65 cm dan kecepatan rata-rata pengiriman pesan ke ponsel tujuan yaitu dibutuhkan sekitar 6,67 detik

Article Details

Section
Articles